.

I was Invisible.

1:17:00 PM

Kalo ada yang bilang masa SMU itu adalah masa yang ga bisa di lupain? Itu bener banget! Kenapa? Karna tiba-tiba aja otak ini di penuhi sama memory tentang SMU dulu.

Emang sih, ga ada yang special di masa SMU saya. Saya juga bukan orang yang populer saat itu. Malah saya termasuk anak SMU yang nerd aka kutubuku aka kuper. Yup! That's me! Buktinya adalah ketika salah satu teman SMU saya yang cukup populer dimasa it baru kenal saya , nanya sekolah dimana waktu SMU dan mereka terheran-heran ketika saya bilang kalau kita satu SMU, seangkatan pula! Bukan karna terkesima karna ternyata  satu sekolah dengan saya, tapi karna mereka bingung dan nyoba mastiin apa benar saya sekolah di tempat yang sama dengan mereka? Seangkatan pula?


A      : " Hei Vin? Kamu anak SMANSA juga yah?"
saya  : " Iya, satu kelas sama si B?"
A      : " Oh yah? Tapi kok saya gak pernah ngeliat kamu?"
saya  : " Ya jelas aja ga pernah liat saya, yang kamu cari kan si B bukan saya. Lagipula kamu kan anak yang lumayan populer di sekolah waktu itu, jadi maen nya ama yang populer juga donk."
A      : " Heheh.."
Saya : " Heheh.." yayayaya....

See? As i told you! I was invisible girl at high school. Jadi mungkin saya bisa di samakan sama film Hollywood yang judulnya " You Again!". Beneran sama persis. Cuma waktu itu saya ga pake kawat gigi dan kacamata kayak difilm itu dan ga di bullying.


Ini dia foto jaman SMU saya. Hayoo!! Saya yang mana coba?





Jaman SMU dulu, saya termasuk orang yg di otaknya itu cuma ada buku, ekskul Paskibra dan sekolah. Gaul oriented? Ga ada di otak saya dulu. Gaya berpakaian saya di sekolah saja standar, sepatu kets, seragam, tas selempang dan rambut yang hampir selalu di kuncir.  Beda banget dengan beberapa teman saya yang selalu fashion oriented. ada brand terbaru seperti seingat saya dulu sepatu yang modelnya kayak sepatu balet, tas puma, t-shirt iwak bandeng, Hanny & Robbert dan dari atas sampe bawah itu all branded. Saya nggak tau itu original branded ato imitasinya, heheh.

Oia, plus dulu pas jamannya orang-orang seneng ngebonding, seluruh cewek di SMU pada ikutan juga di bonding. Yaa, biar mirip sanchai gitu walaupun pada akhirnya rambutnya pada rusak karna ga ada perawatan. Trus pas lagi ngetrend nya film "Ada Apa Dengan Cinta" gaya seragamnya juga dibikin semirip mungkin. Can you imagine that!! Pake handbag, sepatu balet, kaos kaki panjang di bawah lutut, rok seragam yang di pendekin di atas lutut, kemeja sekolah yang di buat model ketat plus junkies gitu. Dan saya, masih tetap cinta dengan gaya saya sendiri. Walaupun ga ada yang inget siapa saya dulu. But, I thing i was strong enough to be someone differend at that time. Yang ga terpengaruh untuk jadi branded oriented.

You Might Also Like

0 comments

Followers

Popular Posts

The House of Full of Story

Selamat datang di rumah saya yang penuh dengan cerita tentang perjalanan, buku, pemikiran, dan apa pun yang mungkin saja akan saya tuangkan.

Jangan lupa untuk share cerita kalian di kolom komentar yah supaya bisa menjadi inspiriasi baru buat saya dan teman-teman lainnya.

=========================================

Welcome to my house that full of joy of story about traveling, book, random thought and anything that i will share in this blog.


Dont forget to share anything in comment section so it become new insight for me and other readers.


Contact me : Vindri.prachmitasari@gmail.com

Phone : +62-85218846138

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe