.

Tanabata Festival

5:04:00 PM

Pertengahan tahun, festival lagi. Yippiieee...!!!
Yup.  Kalo di pikir-pikir itulah untungnya kerja di perusahaan Jepang yang notabene selalu saja ada pegelaran festival di dalamnya. Biasanya di pertengahan tahun aka bulan juni dan july Tanabata Festival di adain.
Apa itu Tanabata Festival??
Jeng.. jeng... Jeng..!!


Tanabata (七夕?) atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di JepangTiongkok, dan Korea. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata. Di Tiongkok, perayaan ini disebut Qi Xi.
Perayaan dilakukan di malam ke-6 bulan ke-7, atau pagi di hari ke-7 bulan ke-7. Sebagian besar upacara dimulai setelah tengah malam (pukul 1 pagi) di hari ke-7 bulan ke-7. Di tengah malam bintang-bintang naik mendekati zenith, dan merupakan saat bintang Altair, bintang Vega, dan galaksi Bima Sakti paling mudah dilihat.


Kemungkinan hari cerah pada hari ke-7 bulan ke-7 kalender Tionghoa lebih besar daripada 7 Juli yang masih merupakan musim panas. Hujan yang turun di malam Tanabata disebut Sairuiu (洒涙雨?), dan konon berasal dari air mata Orihime dan Hikoboshi yang menangis karena tidak bisa bertemu.
Festival Tanabata dimeriahkan tradisi menulis permohonan di atas tanzaku atau secarik kertas berwarna-warni. Tradisi ini khas Jepang dan sudah ada sejak zaman Edo. Kertas tanzaku terdiri dari 5 warna (hijaumerahkuningputih, dan hitam). Di Tiongkok, tali untuk mengikat terdiri dari 5 warna dan bukan kertasnya. Permohonan yang dituliskan pada tanzaku bisa bermacam-macam sesuai dengan keinginan orang yang menulis.
Kertas-kertas tanzaku yang berisi berbagai macam permohonan diikatkan di ranting daun bambu membentuk pohon harapan di hari ke-6 bulan ke-7. Orang yang kebetulan tinggal di dekat laut mempunyai tradisi melarung pohon harapan ke laut sebagai tanda puncak perayaan, tapi kebiasaan ini sekarang makin ditinggalkan orang karena hiasan banyak yang terbuat dari plastik.

Tepat kemarin tanggal 7 July, di kantor saya juga ngerayain festival ini.
Yup, ornament di gedung kantor saya yang notabene adalah gedung kantor yang mayoritas tenant nya adalah orang Jepang sudah mulai di pasang 3 hari sebelum hari H nya.
Then here we go!!










Cukup exited pas tau festival ini udah mulai di adakan di kantor saya. Karna tradisinya masih sama dengan dulu. Yaitu pohon bambu festival itu pasti akan penuh dengan kertas warna warni yang di baliknya ada wishing list orang-orang.
Eits, tunggu dulu. Wishing list disini bukan dalam arti mengharapkan sesuatu dari sebuah pohon bambu, tapi hanya untuk seseruan doank aka ikut menyemarakan festival ini saja. Terkabul atau tidaknya wishing itu terlepas dari menggantungkan harapan pada sebuah pohon lho! Karna apapun itu, mintanya hanya pada Tuhan saja, tidak boleh sama yang lain. ^^


***Courtessy : Wikipedia.

You Might Also Like

0 comments

Followers

Popular Posts

The House of Full of Story

Selamat datang di rumah saya yang penuh dengan cerita tentang perjalanan, buku, pemikiran, dan apa pun yang mungkin saja akan saya tuangkan.

Jangan lupa untuk share cerita kalian di kolom komentar yah supaya bisa menjadi inspiriasi baru buat saya dan teman-teman lainnya.

=========================================

Welcome to my house that full of joy of story about traveling, book, random thought and anything that i will share in this blog.


Dont forget to share anything in comment section so it become new insight for me and other readers.


Contact me : Vindri.prachmitasari@gmail.com

Phone : +62-85218846138

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe