.

(Edisi SIN-KL via Johor Bahru) - Travel Escape to Singapore - KL in 2 days ( Part 2)

2:31:00 PM

Ehaiiiii...
Apakabar? Gimana mudiknya? Gimana opor ayam sama ketupatnya? Hihihi.. Saya ampe keblenger nih saking banyak menu lebaran di rumah hahah. 
Telat banget yak. Tapi nggak telat kan buat maaf maafan.  So, minal aidin wal faidzin - mohon maaf lahir dan bathin.

Oia, saya masih punya utang untuk ceritain travel escape saya aka the mepet traveler untuk part 2. So here it is.

21st June 2014 ( Singapore + Johor Bahru + Kuala Lumpur )

Setelah puas foto-foto di Marina Bay sand, kami langsung melanjutkan perjalan ke Bugis Street. Kok ke Bugis Street, karna kami mau menuju terminal Queen Street Bus Terminal  untuk menuju Larkin terminal di Johor Bahru. Nah untuk mencapai ke sana kami harus kembali lagi ke Raffless Place mall yang di dalamnya ada stasiun MRT City Hall, Raffless Place dan Esplanade. Nah tinggal pilih deh tuh mau, saya saranin pilih yang stasiun City Hall ato Raffless Place aja karna bisa langsung ambil jalur hijau ( East West line ) sedangkan kalau pilih Esplanade harus turun di Promanade dulu trus lanjut ke Bugis menggunakan jalur biru ( Downtown Line). Nah, waktu itu saya sama temen naik yang dari Esplanade dan pakai acara salah naik jurusan lagi. So kita kembali ke Esplanade lagi dan naik yang ke jurusan Promanade dan lanjut ke Bugis. Fiuh.

Di area Esplanade



In front of Esplanade Builiding


With my lovely youngest sister


Nice view in Marina Bay Sands area

Pose dulu ahh









Setelah sampai di Bugis stasiun saat keluar dari stasiunnya akan ada banyak papan petunjuk soal pintu keluar. Keluar pintu A, bakal kemana, Pintu B bakal kemana etc. Nah kalau nggak salah kami ambil pintu A yang mengarah bugis Village. Berhubung saya sedikit lupa saat pertama kali ke Bugis Street so, saya dan teman-teman sedikit makan waktu lama di depan papan petunjuknya. hahahah.. Dan akhirnya kami keluar juga dengan selamat menuju terminal tsb dan mencari Gereja The Church of Our Lady of Lourdes yang katanya nggak jauh dari Terminal bus Queen Street. So pasang mata baik baiklah kami mencari dimana kah Gereja itu berada. Dan setelah ketemu menaranya, kami singgah dulu makan siang di Qi Ji Restaurant di Bugis Street tepatnya di Rochor Rd.  Booo.. nasi lemaknya enak dan murah banget. Waktu itu saya makan dengan minum hanya SGD11. Dan itu udah ngenyangin banget. So buat yang pengen nyobain, sok ini Link Qi Ji Restaurant.  Secara di Singapore apa-apa mahal chyiinnn.. Jadi dapat segitu udah mantab banget walaupun nyesek juga kalau di kursin hihihi.  Ssstt.. Restaurant ini HALAL lho, yeay!  Setelah kenyang lanjut lagi nih ke Terminalnya untuk beli tiket.

Berjalan kurang lebih 15 menit dari Restaurant kami akhirnya sampai dan beli tiket SIN-JB Express seharga SGD2.5 per orang. Muraaahhhhhhh.. Lintas negara murah gini yak heheheh.. Dan tepat di jam 1 siang kami jalan dan kira-kira sampai di Woodlands untuk check point aka minta stempel imigrasi keluar dari Singapore di jam 2an. Setelah 30 menit urus imigrasi kita masuk lagi lho di bus yang sama. Oia, di Woodlands kita di haruskan turun dari bus dulu untuk urus imigrasi di bagian dalam gedungnya. Jadi semua penumpang turun dan naik lagi ke bus yang sama ( operatornya harus sama) walaupun bukan bus yang pertama kali kita naikin. Intinya mereknya sama aja nggak usah bayar lagi cukup tunjukin tiket yang kita beli di awal yah. Trus lanjut lagi deh untuk nyebrang ke Johor Bahru via jembatan yang menghubungkan kedua negara itu. 

Kurang lebih 30 menit perjalanan sampai di kantor imigrasi Johor Bahru tapi di sini pake acara macet dulu sebelum masuk gudangnya yaa kurang lebih sejaman lah pas tepat turun di kantor imigrasinya. Dan yang lebih parah lagi di dalam itu antriannya omigooooddd, udah kayak antri pembagian zakat dari orang kaya di kampung. Beuuhh, waktu kami abis cuma minta cap doang di imigrasi. kelar kelarnya sekitar jam 3 sore padalah estimasi awal kita udah nyampe di  Larkin itu jam 3an huhu. So setelah keluar dan menaiki bus dengan operator yang sama kami menuju Terminal Larkin Johor Bahru di jam 3.30.

Di Larkin Terminal mulai kami gerirlya cari bus yang bisa membawa kami ke terminal Puduraya di KL nanti. Dan terpaksa deh pake calo untuk bisa ke Puduraya terminal, karna katanya sekarang lebih banyak bus yang ke Terminal Bersepadu Selatan ( TBS) dan lokasinya jauh banget dari hotel kami. Tapi terminal TBS ini beuuhh, keceh pisan. Udah kayak bandara sendiri. Gede banget. 

Tetep kekeuh dengan pendirian awal untuk ke Puduraya akhirnya kami berhasil menego si abang calo tsb. Si abangnya buka harga MYR40 untuk tiketnya dan kami dapat MYR35 per orang. Lumayan sih yaa walaupun awalnya kami ngarep dapat MYR24 seperti hasil googling kami sebelumnya.  So nunggu nunggu dan nunggu bus nya yang lumayan lama, kami akhirnya baru mulai jalan di jam 4.45 sore hari. Fuuhh, bakal telat nyampe nih dan yak .

Akhirnya kami sampai di terminal Puduraya di Kuala Lumpur yang sama seperti terminal di Jakarta pada umumnya di jam 9 malam. Badan udah bau, keringatan, capek dan ah sudahlah  sulit untuk di ucapkan lagi. Kami masih harus mencari jalan untuk bisa keluar dari terminal menuju hotel kami. Setelah tanya ke warga lokal dan ogah banget naik taxi yang pake nembak aka nggak pake argo so, kami mencoba jalan kaki ( ceritanya sih gitu) tapi untung saja temen saya ngeliat ada cowok nganggur dan mulailah dia meminta pertolongan menanyakan gimana caranya ke Bukit Bintang. Dan walla! Berhasil! Kami ketemu dengan stasiun MRT / Kereta Ampang Line. So cek per cek stasiun itu ada di belakang terminal Puduraya. Capek deh!

Ongkosnya sekitar MYR 2 dan kami harus turun dulu di Hang Tuah stasiun dan lanjut lagi ke Bukit Bintang dengan monorail. Oia, jangan keluar dari Hang Tuah stasiun yah karna monorail ke bukit bintang ada di gedung yang sama dengan stasiun Hang Tuah, jadi cukup naik ke tingkat berikutnya dan nemu deh.

Dan setelah kami sampai di stasiun Bukit Bintang kami jalan kaki ke hotel kami di Jalan Alor. Sebenarnya kami belum bayar ke hotelnya, jadi kami hanya booking via Booking.com dan baru melakukan pembayaran saat cek in. Jadi agak deg-degan juga masih bisa nggak yah buat cekin secara udah telat ampun-ampunan. Dan Alhamdulillah masih bisa, yeay! Oia, hotelnya adalah hotel yang sama dengan trip saya di bulan maret ke KL juga. Baca di sini.

Setelah beberes sedikit walaupun belum mandi ( hihi, maap) kami makan malam di kawasan Alor Street Food yang lokasinya tepat berada di depan hotel kami heheh..Makan malam ala nasi goreng, tom yang dan es lemon tea sekitar MYR10 per orang dan udah termasuk minum lho di situ. Muraahhh!! Dan karna udah nggak punya waktu yang rencana awalnya kami mau ke Pasar Seni untuk beli oleh-oleh jadinya kami hanya beli oleh-oleh di sekitaran jalan Alor aja. Kebetulan disini ada toko sovenirnya walaupun harganya nggak semurah di Pasar Seni. Huhuhu..


Muka udah kuyu banget haha


Again kuyu face in action haha


Dan setelah itu, kamipun tidur untuk lanjutin explore ke KL besok..ZzzzZzz...


Bersambung di part 3 yah ceritanya heheh


XoXo
Vindri Prachmitasari


You Might Also Like

0 comments

Followers

Popular Posts

The House of Full of Story

Selamat datang di rumah saya yang penuh dengan cerita tentang perjalanan, buku, pemikiran, dan apa pun yang mungkin saja akan saya tuangkan.

Jangan lupa untuk share cerita kalian di kolom komentar yah supaya bisa menjadi inspiriasi baru buat saya dan teman-teman lainnya.

=========================================

Welcome to my house that full of joy of story about traveling, book, random thought and anything that i will share in this blog.


Dont forget to share anything in comment section so it become new insight for me and other readers.


Contact me : Vindri.prachmitasari@gmail.com

Phone : +62-85218846138

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe