.

[ Edisi Kuala Lumpur ] - 5 Days in Malaysia - Day 2 Part 1

1:30:00 PM

Hanya ada satu kata untuk perjalanan di hari kedua. PANAASSSSSS!!!

Oh Tuhan! Kalau kata ade sepupu saya, mataharinya ada banyak. Jadi, masing-masing dari kami memiliki matahari. Hufft.

Lalu, ke mana kah hari kedua ini?

Monggo di cek  itinerary-nya.


Intinerary Day 2 ( Click to Zoom out )



BATU CAVES

Ini kedua kalinya saya mengunjungi Batu Caves ( Goa Batu ). Tapi, saat kunjungan saya pertama kali dengan Tante saya, saya nggak sempat naik ke kuil yang ada di atas tebing. Makanya, saya mencoba menjajal kemampuan saya untuk menaiki anak tangga yang berjumlah 272 anak tangga. Wuihh... untuk sarapan udah makan nasi lemak, jadi persedian lemak untuk naik ke atas bakal banyak hihihi..   


Jarak yang dekat dengan stasiun KL Sentral membuat kami tidak perlu naik lagi kendaraan lagi untuk menuju KL Sentral. Cukup jalan kaki 5 menit setelah sarapan, dan kami langsung menaiki KTM Commuter Line jurusan Batu Caves. Oia, Batu Caves adalah tujuan akhir, jadi nggak bakal takut salah turun deh. Kami beli tiket PP untuk KTM Commuter Line nya seharga RM 5.20. Setelah menunggu 15 menit, kereta kami datang.

Boleh lah Wefie dulu pas di keretanya. ( Pic by Komce)



Foto lagi dong.. ( Taken by Ayu )


Dan ketika puas foto-foto di dalam kereta, kami sampai di Batu Caves. Waktu saat itu menunjukkan pukul sepuluh pagi, tapi tetep aja udah rame. Kita malah pikir, kita kepagian datangnya hehe.

Foto lagi pas nyampe di Batu Cave. ( Taken by Tante)

Sebelum naik ke kuil yang ada di tebing, di area ga jauh dari pintu masuk banyak banget burung merpati. Pengennya sih foto mereka pas di tengah-tengah gitu, kayak horang-horang gitu, cuma takut nggak berhasil. Jadinya cuma begini aja hasil fotonya.

Banyak burung merpati kan? ( Taken by Tante)
Ini sebenernya siapa sih yang jadi objek? Gue atau burung merpati?

Enaknya traveling nggak pake tour guide itu adalah, bebas foto di mana pun itu sampe bosen deh. Dan, bisa nemu spot yang instagramable nih..

Foto unyu dengan background patung  dewa yang dilapisi emas. Wuihh, tinggi beutt ( Taken by Tante)


Lagi?? Iya foto lagi..

Ala-ala Yoga gitu deh

Dengan adik yang selalu minta ikut kalo traveling. Dibayarin pulak!

Masih sama adek


Dan setelah capek foto di satu spot yang udah nggak kehitung jumlahnya, maka kami mulai naik ke anak tangga yang jumlahnya bikin turun 5 kg dalam sehari. Yeay!
Oia, FYI. Untuk bisa naik ke atas kuil, tidak diperbolehkan menggunakan short pants, rok mini, atau apapun yang sangat  pendek. Nah karna adek saya pakai dress selutut maka mau nggak mau harus nyewa kain untuk nutupin. Biaya sewanya hanya RM 5, dan setelah pakai akan dibalikin RM 2, kok gitu? Yaa, RM 5 itu awalnya hanya sebagai deposit ajah.

Liatkan wajah-wajah kami, penuh peluh. Perjuangan ini nggak gampang sodarah-sodarah!

saat sampai di puncak. Wihhh, itu keringat!!

kayak gini nih, dalemnya GOA itu. Lihatlah muka lelah kami.


Seperti biasa, setelah puas foto-foto di satu spot, kami memutuskan untuk turun. Dan melanjutkan perjalan berikutnya ke tempat lain.


Dataran Merdeka & Kuala Lumpur City Galery.


Kalau menurut itinerary harusnya kan ke KL tower. Berhubung matahari nyengat banget, dan udah pada haus, maka kami memutuskan ke tempat yang sedikit adem aja di waktu yang menjelang tengah hari ini.  Untuk menuju ke Kuala Lumpur City Galery, kita harus balik ke KL Sentral dulu untuk beli minum ( yak itu yang paling penting ) dan mengganti jenis transportasi dengan Kelana Jaya LRT. Ongkosnya hanya RM 1.30 saja per orang untuk single trip dengan tujuan stasiun terdekat Masjid Jamek.

Setelah sampai di stasiun Masjid Jamek, kami salah keluar. Harusnya setelah ngetap keluar harus belok kiri ke arah Masjid Jamek, tapi apa yang kami lakukan? Kami belok kanan. Boo, kita nggak bisa menghindari aroma bazar makanan yang di dekat stasiun yaa walaupun mentok-mentoknya nggak beli juga. Yang pada akhirnya, bikin kita kesasar. Bagooosss!!

Berhubung selama di Malaysia kita nggak ada yang aktifiin internet, baik itu paket roaming ato beli sim card di Malaysia, maka kita hampir desperado. Mulai deh kita tanya sama orang-orang di sekitar kita, dan jawabannya nggak enak banget. Masa iyak, orang lokal nggak tahu itu di mana Kuala Lumpur City Galery? Macam mana pulak itu! Dan seperti biasa di tengah desperado kita yang udah mulai dehidrasi, kami memutuskan untuk wefie dulu deh.

Muka-muka kehausan. ( Taken by Tante)


Dan di tengah keputusasaan dan kehausan yang melanda kami, tiba-tiba ingat kalau saya bawa peta Kuala Lumpur. Ya Tuhan! Terima kasih karna sudah mengingatkan! Kami mulai mempelajari dan kami mencoba untuk balik ke arah stasiun lagi dengan ke sebelah kirinya. Dan dalam ketidaktahuan itu, ternyata masih bisa di foto juga lho.. ihiy!

Keisengan tante saya yaa gini nih.


Dan ternyata setelah perjalanan yang melelahkan itu, kami sampai di depan bangunan salah satu ikon Kuala Lumpur, Sultan Abdul Samad Building. Dan menurut informasi, lokasi Kuala Lumpur City Galery itu dekat Sultan Abdul Samad Building lho. Dan mulainya kami bersorak, berasa nemu kolam air di tengah gurun pasir.

Dan tepat di depannya adalah Dataran Merdeka, kami coba mampir untuk istirahat sebentar. Meluruskan betis yang udah mulai berbiji, minum air sebanyak-banyaknya dan mulai kembali mengambil gambar hihihi.


Dataran Merdeka itu adalah lapangan luas tepat di depan Gedung Sultan Abdul Samad.

Ada tamannya juga lho.

Haduhh, berasa pengen nyebur di kolam deh.

Nah, itu area Sultan Abdul Samad.


Tempat kami ngaso bentar.

foto lagi


Setelah istirahat cukup, kami mulai mencari di mana sebenarnya lokasi KLCG itu. Orang lokal bilang itu satu jam perjalanan. Ahh, diriku tidak percaya! Dan mulailah kami melanjutkan pencarian di tengah terik matahari yang super panas. Omagah!

Dan setelah masuk jalan bawah tanah, dan nemuin kantin yang bikin mupeng tapi nggak kebeli, dan salah belok malah ke perpus nya, akhirnya kami menemukannya! Akhirnya! Rasanya pengen sorak-sorak bergembira, bergembira semua! ( Malah nyanyik!)  Dan mulai foto di tempat yang selalu jadi ikon.

Lambang ini nih yang bikin kita rela jalan kaki ampe kehausan.


Ketjeh kan lokasinya


Taken by me with Xiaomi MI4i

Taken by me using Xiaomi MI4i


Dan setelah puas, kami kelaparaann. 
Mulai deh nyari-nyari di mana warung makan buat sekedar ngaso bentar, makan dan minum es. Beneran deh langsung ngidam sengidamnya minum air es. Dan tepat di bawah Dataran Merdeka, ada mall lho. Akhirnya kita makan di situ.

Udah dulu yak, pegel nih dan mata udah ngantuk, ntar dilanjutin lagi yang part 2 nya. okeh cantik!


XoXo
Vindri Prachmitasari


You Might Also Like

0 comments

Followers

Popular Posts

The House of Full of Story

Selamat datang di rumah saya yang penuh dengan cerita tentang perjalanan, buku, pemikiran, dan apa pun yang mungkin saja akan saya tuangkan.

Jangan lupa untuk share cerita kalian di kolom komentar yah supaya bisa menjadi inspiriasi baru buat saya dan teman-teman lainnya.

=========================================

Welcome to my house that full of joy of story about traveling, book, random thought and anything that i will share in this blog.


Dont forget to share anything in comment section so it become new insight for me and other readers.


Contact me : Vindri.prachmitasari@gmail.com

Phone : +62-85218846138

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe