.

( Movie Review ) Maleficient - Si Penyihir yang Penyayang.

12:50:00 PM

Udah lama saya nggak review soal film. Karna bagi saya melakukan review film tiap kali nonton adalah bukan bidang saya hahah. Masih ada yang lebih jago untuk urusan review film. So, saya hanya mereview soal sense of humanity di film ini. Anyway, SPOILER ALERT!!



Source : wegeekgirls.com




Siapa yang nggak kenal acting dari Angelina Jolie. Si sexy Lara Croft di Tomb Rider sudah berhasil menjamin bahwa suatu film yang dibintanginya pasti bagus. Yaa, walaupun nggak semua sih hehe.
Tapi di filim ini Angelina Jolie itu keren banget actingnya. Sebagai seorang penyihir yang mengutuk seorang bayi cantik bernama Aurora agar tertidur pulas di hari terakhir umur 16 tahun dan akan terbangun sampai Aurora mendapatkan True Love Kiss, Angelina Jolie justru tidak mengesankan sebagai penyihir yang kejam dan menakutkan seperti kebanyakan penyihir lainnya yang beneran deh bikin ngeri liatnya. Tapi disini, Angelina Jolie justru terlihat elegan dan anggun. Cara pembawaan dia serta dialog-dialognya yang nggak menegaskan bahwa dia sudah tercipta untuk bersikap kejam. Menurut saya itu adalah nilai plus. Karna selama ini masyarakat menanggap bahwa penyihir itu pasti kejam, pasti jelek, pasti bengis bla bla bla.  Sehingga disini masyarakat bisa sedikit terbuka bahwa penyihir juga memiliki sisi lain yang mungkin tidak diketahui banyak orang, yang menyebabkan mereka mnejadi seperti itu.

Nah, disinilah film ini tercipta. Filim ini menggunakan POV nya si penyihir. Kenapa dia bisa menjadi jahat dan kenapa dia bisa kembali menjadi baik. Disini di seceritakan.  Di film ini kita di ajarin bahwa, pada dasarnya semua orang terlahir dengan sikap baik, lingkungan dan orang-orang sekitar lah yang menyebabkan perubahan dari karakter mereka. Seperti di filim ini Maleficient awalnya adah penyihir yang baik namun karna di khianati cintanya oleh seorang pria berkali-kali maka hal itu lah yang membuatnya menjadi jahat. Namun, karna awalnya memang baik saat bertemu dengan Aurora yang dikutuknya dan menjadi begitu sayang sama Aurora maka sikap jahatnya langsung hilang begitu saja.

Emang yah, yang namanya cinta mampu membuat orang berubah sikap. Dari baik jadi jahat. Dan dari Jahat jadi baik. Dan di saat perubahan karakter inilah, jujur saja saya terharu dan akhirnya menangis. Saya bisa merasakan emosi Angjelina Jolie - Maleficient - yang mulai berubah sayang, dari benci menjadi sayang - yang begitu sayang sama Aurora, sehingga dongeng yang kita dengar sebelumnya soal True Love Kiss yang sudah pasti dapatnya dari pangeran tampan, disini nggak ngaruh hahah.

Justru True Love Kiss itu Aurora dapatkan dari Maleficient sendiri . So intinya, cinta yang besar dan sejati tidak hanya di dapatkan dari pacar saja, tetapi dari orang terdekat kita. Film ini cocok di nonton bareng keluarga, sehingga mengajarkan bahwa cinta sejati itu datangnya justru dari orang terdekat kita. Dan jangan salah menilai orang dari penampilan buruk rupanya saja. Terbukti film ini membuat hati saya menjadi hangat saat selesai menonton. Oia, soal special effect, filim ini juga keren kok dan ditambah sama kelucuan Aurora kecil yang menggemaskan pastinya bikin betah nonton hihii.


XoXo

Vindri Prachmitasari

You Might Also Like

0 comments

Followers

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe