.

Should i find you, My Prince?

5:33:00 PM

Okey, katakan ini adalah penyakit ketika seorang wanita mulai memasuki usia 25 tahun atau biasa disebut half quarter life crisiss. Then thanks to the enviroment, now i felt it. Great!

Entah kenapa, pikiran ini tiba-tiba muncul di tengah malam. Galau yang sebenarnya mulai kerasa. Dan perasaan itu sampai sekarang masih bertengger manis di otak. Kalau dipikir-pikir, apa yang saya rasakan saat ini persis seperti novel-novel yang saya baca dan saya tulis sendiri. Tipikalnya selalu sama. Wanita karier, sukses, cantik, punya sahabat yang selalu setia dan selalu mendukung, tapi selalu gagal dalam urusan cinta. Cukup klise. Then the bigest thing is how come i felt it?

Kadang suka bertanya sendiri, kapan yah pangeran yang saya impikan itu datang di hadapan saya? Atau kadang suka memberikan jawaban sendiri untuk nyenengin hati " Anggap aja, pangeran impian lagi kesasar di Afrika, jadi nggak bisa datang tepat waktu? Atau ngurus visa itu lama lho ciinn, jadi maaf saja kalau pangeran lo itu datangnya lama." Dan jawaban itu selalu berkumandang di otak ketika rasa galau mulai mendera.


Namun, semua itu terpatahkan ketika semalam adik saya di telpon sama cowoknya yang tiba-tiba minta di masakin kalau-kalau dia datang ke Jakarta. Duarrrr!! Tiba-tiba otak saya mulai merespon maksud dari permintaan cowoknya. Bukan soal masakan yang akan dibuat, tapi lebih ke " Ok, adik gue sekarang sudah ada yang pegang. Seorang cowok yang kalau udah minta di masakin berarti cowok itu serius untuk ke jenjang berikutnya. Dan artinya, beberapa lama lagi adik gue akan di ikat oleh hubungan yang lebih serius!! Dan itu artinya, gue nggak boleh tinggal diam. Because, i am still stay on that line. SINGLE!!" So, menunggu itu bukan jawaban atas segala pertanyaan saya tentang pangeran berkuda putih yang entah ada dimana. Tapi lebih kepada " Ok, i think i should find you before too late, My prince! So, where should i found you? Internet, real life, or.."

Ok, mungkin sepertinya otak ini harus di sisihkan sedikit saja space untuk yang namanya rasa atau lebih tepatnya urusan cinta. Kalau selama ini otak selalu di penuhi oleh bagaimana caranya mendapatkan karier yang lebih ok, business yang sedang saya jalankan apakah akan meraih untung atau tidak, ide-ide diotak yang harus di tulis dalam netbook saya, dan segala keinginan lainnya yang jauh dari urusan cinta yang harus terpenuhi, mungkin sudah saatnya memberikan 10 atau 15% space untuk personal relationship dari 100% ruang di otak saya. Supaya hidup bisa lebih balance. Kata orang sih! Ok, kita coba!

Honestly, i have no idea where i should find, My prince.
But, i believe, in other sky overthere, my prince are waiting for me to find. So, i think  it's not crime if i move first. But i just feel i am ridiculous. But, who's gonna know if i am not trying. On internet, it should be good.. ^^)v

You Might Also Like

0 comments

Followers

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe