.

The Raid - The Best Action Indonesian Movie

6:44:00 PM

Mungkin saya telat untuk memposting artikel ini, cuma yaa itu dia, otak saya udah nggak bisa menampung ketertarikan saya akan film ini. So, dari pada hilang dimakan waktu, jadi saya putuskan untuk mempostingnya.




Dari tahun lalu, film ini sudah di elu-elukan banyak orang di Indonesia sebagai film yang patut, kudu dan wajib di tonton bagi penggemar film. Gimana nggak, film ini sebelum tayang serentak di Indonesia, Amerika, Australia tanggal 23 Maret 2012 lalu, film ini sudah mendapatkan award di festival film di luar negeri, Sebut aja, Sundance Film Festival di Amerika sana, Film Festival di Toronto - Kanada, Busan Film Festival dan masih banyak lagi deh. Dan komenttar-komentar orang bule di sana bilang kalau film ini adalah the best action movie of the year! Dan denger-denger nih, film The Raid bakal di remake untuk versi Holywoodnya. Wuiihh!! Siapa yang nggak penasaran kalau ada yang komen seperti itu soal film ini. So sebagai penggemar film action, saya sudah mematut diri saya untuk nonton film ini kalau udah tayang di Indonesia. Sekedar penasaran, seperti apa sih film yang udah booming banget diluar ini. Then, di tanggal 26 maret kemarin, saya memutuskan untuk pergi ke Cinema dan menontonnya.


Ceritanya bisa di bilang, merupakan cerita yang baru bagi film di Indonesia. Ada tim SWAT Indonesia berjumlah 20 orang yang mencoba melakukan penggerebakan di sebuah apartment yang isinya penjahat kelas kakap semua. Penyergapan di lakukan dari lantai satu apartment tersebut sampai lantai di mana si big boss nya berada. Seperti yang udah saya bilang sebelumnya kalau isi apartment ini penjahat semua, jadi bisa dibayangin dong kalau masuk ke apartment ini sama aja seperti masuk ke mulut buaya? Nah, disinilah letak action serta deg-deg-annya tiap adegan yang di tampilkan. Gimana nggak, tiap lantai itu tim SWAT Indonesia ini harus menghabisi semua penjahat yang mencoba menghalangi jalan mereka menangkap si big boss nya. Apalagi di film ini, kekerasan, kebrutalan sebuah action itu sangat di tonjolkan. Jadi bagi anak-anak serta orang yang nggak biasa melihat darah berceceran dimana-mana serta umpatan dan kebrutalan sebuah perkelahian, saya sarankan JANGAN MENONTON!! Karna film ini hanya ditujukan buat orang dewasa serta orang yang nggak jijik-an ama darah dsb. 

Okey, enough with the synopsis...
Dari awal nonton sampai selesai, saya nggak henti-hentinya merasa tegang dan ketakutan akan nasib tin SWAT tesebut yang makin lama anggotanya makin berkurang. Apalagi banyak adegan yang terlihat sadis dan bikin ngilu serta aksi beladiri silat yang membuat saya terperangah karna saking keren nya. Oia, saya lupa bilang kalau film ini memang menggunakan beladiri silat sebagai bagian dari action nya. Iko Uwais sebagai aktor utamanya memang terlihat pas memerankan tokoh Rama yang dari awal sampai akhir nggak capek-capeknya menggunakan beladari silatnya untuk menghajar penjahatnya heheh.. padahal saya sendiri yang nonton ampe ngos-ngosan gitu sama film nya heheh

Dari segi action, serta pengambilan gambar bagi saya udah oke banget bahkan tanpa cela. Namun yang kurang menurut saya, dialog yang di sampaikan oleh semua pemain tidak begitu jelas, terlalu kaku. Mungkin karna sutradaranya - Gareth Evans ingin menonjolkan sisi action dan silatnya saja.  Tapi kekurangan itu nggak membuat saya berhenti mengomentari betapa kerennya film ini. Oia, untuk menonton film ini, banyak yang bilang mereka harus beli dari jauh-jauh hari tiketnya dan menghadapi antrian pembeli nya yang sumpah banyak banget.

Satu hal yang saya salut dari film ini, beladiri silat yang dulunya dianggap nggak banget oleh beberapa anak muda, kini mulai terkangkat oleh film ini. Dan yang membuat silat menjadi popular berkat si sutradara asal welsh - Gareth Evans yang udah jatuh cinta duluan sama silat. Dan mudah-mudahan setelah film The Raid film-film berkualitas Indonesia lainnya akan muncul lagi. Bagi yang belum liat film nya, nih trailer The Raid , oia, score musiknya di tangani oleh Mike Shinoda - Linkin Park lho untuk yang tayang di Amerika sana.

Note : Penontonnya udah menjacapai satu juta lho di Indonesia menurut info dari Gareth Evans si sutradara di account twitternya.. Yeay!!
 @ghuwevans : Thank you. #THERAID hits 1,000,000 Audience in Indonesia 

You Might Also Like

0 comments

Followers

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe