}); [ Edisi Culinary in Penang ] – Makan Enak dan Murah di Penang? Bisa Banget! 5 Rekomendasi Kedai di Penang, Cocok Buat Kulineran. | I AM GONNA TELL YOU MY STORY [ Edisi Culinary in Penang ] – Makan Enak dan Murah di Penang? Bisa Banget! 5 Rekomendasi Kedai di Penang, Cocok Buat Kulineran. - I AM GONNA TELL YOU MY STORY

.

[ Edisi Culinary in Penang ] – Makan Enak dan Murah di Penang? Bisa Banget! 5 Rekomendasi Kedai di Penang, Cocok Buat Kulineran.

5:46:00 PM

Setelah Covid-19 mereda dan berbagai negara sudah mulai menerima turis tanpa embel-embel bukti vaksin dan kawan-kawannya. Di tahun 2023 ini, saya memulai perjalanan saya ke salah satu kota di Malaysia yang terkenal akan makanan enaknya. Yes! Penang! Kota yang sudah membuat saya jatuh hati sejak hari pertama saya mengunjungi Penang di tahun 2018. Dan itu masih kurang bagi saya.

 





Selain arsitekturnya kota tua yang masih berdiri tegak dan terawatt, makanan di Penang juga tidak kalah membuat lidah saya menari. Bayangkan di setiap sudut jalan di George Town, banyak sekali jajanan yang bisa dinikmati. Baik yang Halal atau non-halal. Berhubung saya hanya bisa menikmati makanan halal,  rekomendasi yang saya infokan di bawah ini adalah kedai halal.

Saking banyaknya makanan enak dan enak banget di Penang, saya sampai bingung harus memulai dari mana. Di artikel saya sebelumnya, saya juga sempat memberikan rekomendasi kedai halal di Penang,  bisa dicek di sini. 

Makanan di Penang itu tipikal makanan yang unik. Perpaduan berbagai peranakan Tionghoa, Melayu, dan India bikin rasanya unik dan cocok di lidah Indonesia. Makanya saya jatuh cinta di Penang, karna makanan dan arsitektur bangunan di George Town..

Berikut adalah 5 rekomendasi kedai yang bisa dijadikan referensi saat kulineran di Penang.






  1.    Dimsum Valet

 

Jalan kaki memang ada untungnya ketika traveling. Karna barbagai tempat yang kadang tidak terjamah oleh cerita-cerita dari traveller lainnya, bisa ditemukan sendiri akhirnya. Contohnya seperti Kedai Dimsum Valet ini. Jujur, kedai ini tidak masuk dalam itinerary saya. Entah karna saya tidak terlalu jauh mencarinya secara daring atau karna belum ada yang menceritakannya? Entahlah, yang penting bisa menemukan hidden gem ini sudah bikin saya senang.

Menemukan kedai dimsum ini karna niatnya hanya ingin mencicipi Famous Cendol di Jalan Penang Road. Dan setelah selesai mencicipnya, saya mencoba meng-explore area sekitar, dan tanpa sengaja menemukan kedai dimsum ini.

Melihat warna dimsum yang cantik yang berjejer di atas kukusan rotan bikin rasa lapar saya kambuh lagi. Tanpa berlama-lama, akhirnya saya mengambil beberapa piring dimsum yang sudah tersusun di sana. Per piring kecil berisi 3 buah dimsum. Dan dihargai per piringnya.

Saya tidak terlalu tahu jenis-jenis dimsum yang saya ambil saat itu, yang saya tahu hanya  saya cukup banyak membeli dimsum saat itu. Kalap sudah pasti. Setelah memilih, saya membayar di kasir dan memesan minuman the Tarik. Duduk makan di dalam kedainya dengan berbagai jenis saus yang disediakan.

Soal rasa? Enak. Tidak mengecewakan, walaupun harganya terbilang cukup murah. Namun, tidak menghilangkan kualitas rasanya.  Senang rasanya bisa mencicip dimsum.

 

Harga : MYR 1-7 per piring

Alamat : 6, Lebuh Keng Kwee, George Town, 10100 George Town, Pulau Pinang, Malaysia



      2. Penang Road Famous Laksa

Kebiasaan jalan kaki dan eksplor ke tempat baru emang membawa keberuntungan juga yah. Sama seperti kedai dimsum, kedai laksa ini juga tidak masuk ke dalam itinerary saya. Asal nemu karna berdekatan dengan kedai dimsum dan kebetulan lagi ada logo halalnya. Dan Hasrat untuk mencoba laksa khas Penang itu makin gede setelah tahu kalau kedai laksa ini masuk ke dalam Michelin Guide lho. Itu juga tahu pas udah mesan dan melihat piagam yang tergantung di dinding bikin gak sabar pengen nyobain. 

Saat itu kami memesan satu porsi laksa seafood dan dua teh Tarik. Kenapa Cuma satu, karna baru saja makan dimsum kan? Takutnya ga habis. Dan ternyata porsinya banyak juga. Dan cukup bikin kenyang.

Lalu gimana soal rasanya? Rasanya memang gak bohong, enak banget. Pantes saja mananya Famous Laksa, karna memang seenak itu. Kuah asamnya segar banget karna ada potongan nanas. Mie nya lembut dan kenyal serta tidak mudah putus di tengah jalan. Kuahnya cukup kental dengan potongan ikan yang disuir-suir. Dan daun ketumbarnya yang bikin rasanya makin dahsyat.

Oia, laksa Penang ini berbeda yah dengan laksa yang ada di Indonesia. Karna tidak menggunakan santan.

Saat laksanya tiba di meja dan mulai mencicipnya, saya tidak menambahkan apa-apa lagi di laksanya. Karna udah seenak itu. Saya takut jika menambahkan cabai akan mengubah rasanya, karna saya lebih menyukai rasa originalnya.

Nggak heran memang, jika kedai ini masuk ke dalam Michelin Guide. Emang rekomen  banget.


Harga     : MYR 9.8 pe porsi

Alamat : 5-7, Lebuh Keng Kwee, George Town, 10100 George Town, Pulau Pinang, Malaysia



 

     3.     The Loaf Penang Hills

Saya sengaja memasukan café ini ke dalam list rekomendasi karna roti dan kopi nya enak. Selama di Penang, saya belum minum kopi, jadi agak kurang bersemangat badan saya karna belum menyentuh sedikit kafein. Akhirnya saya coba minum kopi lagi ketika berada di Penang Hills. Saat itu udara lumayan panas, dan saya butuh ngadem di tempat AC. Tempat yang bisa ngadem yaa Cuma di dalam café. Dari jarak saya ke café terdekat lumayan bikin olah raga karna harus menuruni tangga.

Tapi semua itu terobati dengan lokasinya yang cakep karna view nya bagus banget. Kopi dan rotinya enak. Kalau udara sedang tidak panas, mungkin saya akan duduk di halaman depan sambil menikmati view Penang Hills yang hijau.

Café nya menjual berbagai roti dan juga jenis kopi. Saat itu saya memilih Caramel Macchiato dan dua roti sausage cheese o & chicken ham & cheese

 

Harga : MYR 4 – 30 per item.

Alamat : Lot 250 Town of Bukit Bendera, 11300 Ayer Itam, Pulau Pinang, Malaysia




      4.    Sup Hameed Penang Road.

 

Di Penang itu bawaannya selalu lapar. Yaa gimana, sejak di Penang selalu jalan kaki lebih dari 10.000 langkah, nggak heran kalau bawaannya lapar terus. Apalagi pas malam hari. Rasa laparnya makin besar. Akhirnya memutuskan untuk makan di sebuah kedai di depan Jalan Penang. Namanya Sup Hameed.

Kedai ini buka sejak pagi, sampai tengah malam. Dan saat itu kami datang di jam 9 malam. Yaa, tahu. Seharusnya jam segitu udah nggak boleh makan. Tapi, gimana dong. Perut gak bisa bohong. Maka saat itu kami memesan sup ayam dengan nasi dan lagi-lagi teh Tarik. Oh jangan lupa. Kami juga memesan mie goreng mamak lho untuk ronde kedua nantinya 

Rasanya? Seperti opor ayam dengan kuah lebih light. Kuahnya tidak terlalu kental seperti opor ayam karna tidak pakai santan. Bumbu rempahnya berasa khas. Potongan ayamnya besar. Porsinya sendiri cukup untuk satu orang. Karna diletakan di mangkok kecil. Oia, saat memesan pasti akan ditawari dengan nasi atau roti. Karna saya lapar, saya butuh karbo yang lebih besar makanya makannya dengan nasi.

Kedainya makin malam makin ramai. Makan di sini memang cocok bagi yang suka lapar tiba-tiba saat malam hari.  Karna masih ingin menghabiskan malam di kedai ini, kami nambah mie goreng mamak satu porsi untuk sharing aja.

Jarak dari hotel tempat menginap dengan kedai, tidak terlalu jauh. Bisa ditempuh dengan jalan kaki. Mayan jalan kaki malam-malam sambil menikmati kota Penang di malam hari ketika semua orang mulai siap-siap untuk beristirahat.

 

Harga : MYR 4- MYR 20 per porsi. ( untuk sup ayam nya hanya MYR 4 kok)

Lokasi :  48, Jln Penang, George Town, 10000 George Town, Pulau Pinang, Malaysia



        5. Bee Hwa Café

Kedai ini pernah saya bahas sebelumnya di artikel saya tentang Penang. Dan setiap ke Penang wajib banget sih sarapan di sini. Karna mie udangnya enak banget. Kuahnya kental dengan aroma udangnya. Sambalnya juga enak. Mie nya kenyal. Rasa yang saya kangenin sejak 2018 akhirnya terpuaskan kembali di tahun 2023.

Oia, sarapan kami saya tidak sampai di situ, karna kami juga memesan kaya toast + telur setengah matang serta nasi goreng balacan. Iya, kami akhirnya sarapan banyak. Karna butuh tenaga untuk melanjutkan jalan-jalan kami di Penang. 

Soal rasanya, tidak berubah, masih sama. Cuma mungkin saat itu nasi goreng balacannya tidak sediakan sambal? Jadinya kayak ada yang kurang. Atau mungkin mereka kelupaan. Entahlah. Tapi tetap saja enak.

Kedai ini selalu ramai di pagi hari dengan berbagai orang yang datang untuk sarapan dan sudah terkenal di kalangan muslim traveler. Oia, kedainya sekarang bertambah besar lho. Saat 2018 kedainya hanya menempati satu ruko, namun sekarang jadi dua ruko yang berdekatan. Mungkin karna pelanggannya udah semakin banyak. Buat bisa menampung semuanya.

Harga : MYR 4 – MYR 10 per porsi

Lokasi : 10, Lebuh Dickens, George Town, 10050 George Town, Pulau Pinang, Malaysia

 


Mengingat edisi kuliner Penang bikin saya lapar. Seandainya bisa dengan mudah menemukan makanan khas Penang dengan rasa yang sama di Jakarta, pasti senang banget.

Penang makanannya memang nggak pernah gak enak. Antara enak dan enak banget.

Jadi, makanan Penang mana yang bakal jadi favorit kalian, Fellas?

 

Kiss & Hugs,

Vindri P.

 

Email        : Vindri.prachmitasari@gmail.com

Instagram : @veendoorie

Youtube    : @VindriIsHangingAround

Twitter       : @veenzy.

 


You Might Also Like

4 comments

  1. Saya bacanya pun ikutan lapar. Ingin rasanya segera terbang ke Penang, menyantap kulinernya yang sepertinya gak pernah gagal enaknya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kulineran di Penang memang gak pernah gagal. Enak dan enak banget. Kan..kan.. jadi mau ke sana lagi hiks hiks

      Delete
  2. Aku baru nyobain dua dari list di atas. Bee Hwa comfort food banget sih menu2nya. Favorit aku satu lagi tuh Hameediyah Retaurant. Menurut aku rasa ayam merahnya paling enak di antara restoran nasi kandar yang pernah aku cobain di Malaysia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya, Hameediyah lupa dimasukkin ke list, itu juga enak tuh nasi kandarnya. Gila porsinya banyak banget, jadinya makan sepiring berdua.

      Delete

Followers

Member of

Blogger Perempuan
ID Corners

Subscribe